Call Center
+62 21 2940 6565

ACTNews, ACEH TIMUR - Ikhtiar untuk mencari titik Sumur Wakaf agar bisa mengalirkan air ke MCK umum masih terus berlanjut di Desa Buket Pala, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur. Hal ini mengingat air yang keluar untuk MCK belum dapat digunakan secara maksimal kendati pembangunan MCK telah rampung.

“Untuk sumur memang masih ada kendala kemarin. Memang sudah hampir siap pakai, tapi waktu penarikan, air yang keluar belum maksimal. Jadi kami ambil kesimpulan untuk melakukan bor di satu titik lagi,” kata Nasrul Hadi selaku penanggung jawab program Sumur Wakaf di Desa Buket Pala, Rabu (17/7).

Padahal pada pengeboran kedua, tim telah menggali sedalam 120 meter ke bawah tanah. Tetapi air yang dihasilkan tetap sedikit. Akhirnya tim bersama perangkat desa mengadakan musyawarah dan memutuskan untuk melakukan satu lagi pengeboran hingga 150 meter di sekitar area MCK. Tanah tersebut milik seorang warga, dan diwakafkan sebagai lokasi sumur.

“Itu sumur yang sedang dibor di tanah warga kami. Insyaallah kemarin memang rencananya akan diwakafkan. Masyarakat juga ada yang ikut bantu untuk bersih-bersih di sekitar lokasi. Ada juga yang mendampingi kami di lokasi untuk bantuan tenaga,” kata Nasrul.

Pengeboran ketiga ini kan diselesaikan dalam waktu satu minggu ke depan. Nasrul memperkirakan akan ada 145 kepala keluarga yang menjadi penerima manfaat di Desa Buket Pala yang tersebar di tiga lorong desa tersebut. Sumur ini juga dipersiapkan untuk menghadapi musim kemarau yang baru masuk sebulan belakangan.

“Memasuki musim kemarau, sumur yang ada di sekitar desa ini belum mengalami kendala memang, rata-rata masih normal. Walaupun untuk sumur cincin di sebagian tempat ada penurunan airnya,” jelas Nasrul.

Sebelumnya, Desa Buket Pala memiliki beberapa sumur cincin (galian), tetapi warna airnya kuning dan terasa payau. Biasanya untuk memenuhi kebutuhan air baik untuk konsumsi maupun MCK, masyarakat kerap membeli air seharga Rp 50 ribu untuk 50 liter air.

Kini tim Global Wakaf terus mengikhtiharkan agar air bersih dapat mengalir lancar di desa tersebut agar MCK yang telah mereka bangun itu dapat cepat dialiri air. Dengan demikian, masyarakat dapat langsung merasakan manfaatnya.

“Mudah-mudahan sumur yang sekarang kita bor tidak mengalami kendala sehingga siap dipakai minggu ini dan dialiri ke MCK,” harap Nasrul. []