Call Center
+62 21 2940 6565

ACTNews, JAKARTA - Pengerjaan Warung Wakaf Mobile yang sedang diproduksi oleh Global Wakaf kini memasuki tahap akhir. Diperkirakan gerai wakaf berjalan tersebut akan mulai beroperasi pada pertengahan Ramadan ini.

“Insyaallah tanggal 20 Mei nanti, kita akan meluncurkan program Warung Wakaf Mobile di Jakarta. Insyaallah,, ini akan menjadi program yang sangat dinanti oleh masyarakat,” ujar Yayat Supriatna dari Tim Kemitraan Global Wakaf, Selasa (14/5).

Yayat menerangkan, ketika Warung Wakaf Mobile beroperasi Ramadan ini, operasinya akan lebih dikhususkan kepada acara-acara tertentu, seperti acara sosial dan keagamaan.Misalnya saja, ketika adanya acara tertentu yang diadakan oleh masjid, maka Warung Wakaf akan berkolaborasi di dalamnya. Keberadaan Warung Wakaf Mobile di acara sosial dan keagamaan, dimaksudkan agar masyarakat luas dapat lebih mengenal lagi tentang wakaf produktif.

“Agar masyarakat mengetahui dan masyarakat tentunya bisa berpartisipasi dalam program ini. Keuntungan yang didapatkan dari Warung Wakaf Mobile ini, nantinya akan digunakan untuk bantuan kemanusiaan, bencana alam, dan bencana kemiskinan,” kata Yayat.

Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Renaldi Daniel selaku Head of Business Development PT Hydro Perdana Retailindo, perusahaan yang mengelola operasional dari Warung Wakaf Mobile dan Warung Wakaf Konvensional. Menurutnya, dengan adanya Warung Wakaf Mobile di tengah acara-acara tersebut dapat mengedukasi masyarakat. Namun begitu, Warung Wakaf Mobile nantinya juga akan berkeliling menjangkau masyarakat luas.

“Nanti juga, Warung Wakaf Mobile bisa hadir di gedung perkantoran, di masjid, di sekolah, atau pun di tempat-tempat publik lainnya. Harapannya dengan begitu, tujuan dan program dari Warung Wakaf Mobile akan cepat tercapai,” ujar Renaldi.

Ke depannya, dengan kehadiran Warung Wakaf Mobile, diharapkan masyarakat dapat memiliki pemahaman lebih banyak tentang wakaf tunai. “Dengan Warung Wakaf Mobile dan jangkauan kawasannya yang lebih luas, mudah-mudahan masyarakat yang teredukasi juga bisa semakin banyak, pemanfaatan wakaf produktif juga semakin masif,” imbuh Yayat. []