Call Center
+62 21 2940 6565

ACTNews, LOMBOK UTARA –Sudah berbulan-bulan, warga Desa Akar-Akar yang ada di Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, harus bersusah payah untuk mendapatkan air bersih. Terutama air untuk konsumsi.

Sejak gempa magnitudo 7 mengguncang Lombok pada awal Agustus 2018 silam, jalur air yang mengaliri Desa Akar-Akar rusak. Longsor menutupi jalur air. Kini, mereka terpaksa harus keluar desa untuk mengambil air konsumsi. Di desa tentangga, terdapat satu sumur bor yang digunakan oleh ratusan kepala keluarga dari beberapa desa.

Untuk mengatasi kebutuhan air warga Akar-Akar, Global Wakaf melalui program Sumur Wakaf menggali sumur di desa yang menjadi salah satu lokasi terparah terdampak gempa. Namun, pengerjaan bor sumur yang dimulai sejak dua pekan lalu, kini berhenti sejenak. Batuan cadas di bawah tanah Desa Akar-Akar membuat mata bor berkali-kali patah.

Muhammad Romi Saefudin dari tim Global Wakaf NTB menjelaskan, saat ini pengeboran sumur sedang berhenti. Tim Global Wakaf menunggu kedatangan mata bor bergerigi yang dipesan untuk bisa menembus batuan cadas guna mendapatkan sumber air. “Butuh mata bor bergirigi untuk menembus batuan cadas di dalam tanah, saat ini kedalaman sudah mencapai 21 meter” jelasnya, Kamis (7/2).

Selagi menunggu kedatangan mata bor bergerigi, tim Global Wakaf melanjutkan pembangunan menara untuk meletakan tangki air. Selain itu, pengerjaan tempat wudu juga dilakukan agar setelah mata bor datang, perlengkapan lain sudah selesai dikerjakan. “Tim di sini membangun tiang untuk tangki air, tempat wudu serta mesin pompa air,” tambah Romi.

Perlu diketahui, Kecamatan Bayan merupakan salah satu lokasi terparah yang terdampak gempa. Salah satu pusat gempa dari rentetan gempa Lombok tahun 2018 silam, salah satunya berada di kecamatan yang tak jauh dari kaki Gunung Rinjani ini. Meski berada tak jauh dari kaki gunung, sebagian desa masih kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.

Sejak masa tanggap darurat lalu, salah satu bantuan yang paling mendesak untuk warga Bayan ialah air bersih. Aliran air ke desa-desa di Bayan banyak yang tertutup longsoran tanah. Wilayah yang berbukit, serta gempa dengan getaran cukup besar membuat banyak longsor terjadi di sana. []