Call Center
+62 21 2940 6565

ACTNews, GUNUNGKIDUL - Mengurai permasalahan kekeringan di Kabupaten Gunungkidul memang memerlukan waktu yang cukup panjang. Hal ini mengingat kekeringan dan krisis air bersih di wilayah ini terjadi hampir di setiap musim kemarau.

Salah satu upaya yang dilakukan Global Wakaf-ACT DIY untuk mengatasi masalah periodik ini adalah dengan membangun Sumur Wakaf. Sumur Wakaf ini merupakan program wakaf yang ditujukan untuk mengatasi masalah krisis air bersih di wilayah-wilayah rawan air terutama di Gunungkidul.

Hingga kini, sudah ada 18 titik Sumur Wakaf di area DIY untuk membantu mengatasi masalah kekeringan air bersih. Salah satunya Sumur Wakaf yang baru dibangun di Desa Plembutan, Kecamatan Playen pada awal Selasa (5/3).

 

Sumur bor yang dibangun di Dusun Plembutan Barat, Desa Plembutan tersebut dibangun di atas tanah wakaf Masjid Baiturrahman. Ditopang dari pengelolaan dana wakaf, sumur ini diharapkan dapat membantu keperluan dan aktivitas masjid serta warga Dusun Plembutan Barat.

“Ketika musim kemarau, kami kesusahan memperoleh air bersih. Sumur-sumur galian sudah mengering dan air PDAM hanya mengalir sekali dalam sepekan. Bahkan musim kemarau tahun kemarin cukup lama tidak mengalir,” ujar Sunardi, Ketua RW setempat.

Sumur bor yang dibangun oleh Global Wakaf-ACT DIY ini adalah sumur bor pertama di Dusun Plembutan. Sunardi menambahkan, ke depannya pemanfaatan Sumur Wakaf tidak hanya untuk kebutuhan dan aktivitas masjid, tapi juga untuk kebutuhan dan aktivitas sehari-hari warga, seperti air minum, minum ternak, dan juga untuk mengaliri perkebunan masyarakat.

 

Kharis selaku Koordinator Program Global Wakaf menyampaikan, Sumur Wakaf akan terus dibangun walaupun sudah masuk musim hujan. Hal ini mengingat kekeringan kerap terjadi di Gunungkidul.

Selama ini, kendala mengebor di area Gunungkidul adalah jenis tanahnya yang didominasi bebatuan sehingga cukup sulit untuk ditembus mata bor. Selain itu, tekstur tanahnya juga berongga sehingga dibutuhkan ribuan liter air untuk satu kali pengeboran.

“Dengan adanya keberadaan Sumur Wakaf ini, masyarakat yang biasanya sulit mendapat air bersih, bisa berlega hati. Tahun ini di dusun mereka sudah ada sumber air bersih, yang semoga akan terus mengalir meski memasuki musim kemarau,” ujar Kharis. []